Adaptasi Pasar terhadap Tren Makanan Viral di Banjarmasin, Kalimantan Selatan: Peluang Bisnis bagi Wirausaha Kuliner Lokal
DOI:
https://doi.org/10.59031/jkpim.v2i4.505Keywords:
Adaptasi Pasar, Tren Makanan Viral, Wirausaha Kuliner, Banjarmasin, Peluang BisnisAbstract
Penelitian ini mengeksplorasi adaptasi pasar terhadap tren makanan viral yang awalnya populer di Jawa dan kemudian diadopsi oleh usaha kecil di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Fenomena adopsi tren yang tertunda ini menghadirkan peluang bisnis bagi pengusaha kuliner lokal yang ingin menarik konsumen dengan produk yang telah terbukti laris di pasar. Pendekatan studi kasus kualitatif digunakan untuk menyelidiki faktor-faktor yang memengaruhi adaptasi pasar, strategi bisnis yang diterapkan, serta tantangan yang dihadapi dalam mengadopsi tren viral tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha kuliner di Banjarmasin, observasi lapangan untuk memahami perilaku konsumen, serta analisis dokumen dan media sosial untuk melacak penyebaran tren. Temuan menunjukkan bahwa adaptasi terhadap tren dipengaruhi oleh keterlambatan informasi, preferensi konsumen lokal, dan modal sosial. Para pengusaha lokal melihat keterlambatan ini sebagai peluang untuk mengurangi risiko investasi, meskipun tantangan tetap ada dalam hal orisinalitas produk dan mempertahankan minat konsumen.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





