Fleksibilitas Ketenagakerjaan Pasca Undang-Undang Cipta Kerja dalam Perspektif Manajemen SDM

Authors

  • Irma Nur Azizah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Deviani Dini Nurcahyani UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Rafika Meilia Sari UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

DOI:

https://doi.org/10.59031/jkpim.v4i3.840

Keywords:

Fleksibilitas Ketenagakerjaan, Manajemen Sumber Daya Manusia, Outsourcing, Undang-Undang Cipta Kerja

Abstract

Changes in labor regulations through the Job Creation Law have brought significant changes to the employment system in Indonesia, particularly in terms of labor flexibility. This study aims to analyze labor flexibility after the implementation of the Job Creation Law from the perspective of Human Resource Management (HRM). The research method used is a qualitative approach through a literature study with thematic analysis of 16 scientific journals, books, and regulations related to labor flexibility and strategic Human Resource Management (HRM) practices. The results show that labor flexibility has positive impacts on companies in improving operational efficiency, productivity, and adaptability to market changes. However, on the other hand, such flexibility also creates several challenges, including job uncertainty, decreased job security, and reduced protection for contract and outsourced workers. From the HRM perspective, companies are required to create a balance between business interests and labor protection in order to maintain harmonious industrial relations. This study is expected to provide a more comprehensive understanding of labor flexibility as part of human resource management strategies in the post-labor deregulation era in Indonesia.

References

Aprilita, & Kurniasi, R. (2024). Implikasi hukum dalam pengelolaan sumber daya manusia: Studi terhadap kebijakan ketenagakerjaan. Satya Dharma: Jurnal Ilmu Hukum, 7(1), 296-309.

Dananjaya, N. S. (2023). Menyoal pengaturan fleksibilitas hubungan kerja di Indonesia: Perspektif Undang-Undang Cipta Kerja. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 8(1), 1-11.

Lubis, A. H., Suartini, & Rifai, A. (2025). Analisis pengaturan ketenagakerjaan pasca pengesehan Undang-Undang Cipta Kerja dalam Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak oleh perusahaan (Studi kasus putusan nomor 229K/Pdt.Sus-PHI/2022). Rewang Rencang: Jurnal Hukum Lex Generalis, 6(5), 1-19.

Milinum, S. N. (2022). Problematika fleksibilitas outsourcing (alih daya) pasca-Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja klaster ketenagakerjaan. Rewang Rencang: Jurnal Hukum Lex Generalis, 3(5), 1-15.

Mulia, W. R., & Ahmad, R. S. (2024). Meninjau kembali Undang-Undang Cipta Kerja nomor 11 tahun 2020 terhadap pihak yang terdampak dilihat dari sudut pandang sosiologis. Junagawa: Jurnal Ilmiah Hukum dan Kenegaraan, 1(1), 1-10.

Nuraeni, Y. (2020). Analisis terhadap undang undang ketenagakerjaan Indonesia dalam menghadapi tantangan revolusi industri 4.0. Jurnal Ketenagakerjaan, 15(1), 1-13.

Nurhasanah, N., & Hikmawati, E. (2025). Implementasi Undang-Undang Cipta Kerja terhadap outsourcing dan fleksibilitas kontrak kerja pasca putusan nomor: 168/Puu-Xxi/2023. Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH), 5(3), 5569-5575.

Pomolango, S., Rejeki, A. S., & Moonti, R. M. (2025). Analisis dampak pengaturan perjanjian kerja dalam Undang-Undang Cipta Kerja terhadap keadilan sosial. Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia, 2(3), 242-249. doi:10.62383/amandemen.v2i3.1074

Rozikin, I. S., & Muhyiddin. (2025). Transformasi pasar kerja di Indonesia: Studi kebijakan ketenagakerjaan dalam UU Cipta Kerja. Journal of Social Movements, 2(1), 1-15.

Salamena, H. J. O., & Saleh, M. (2025). Perubahan hak normatif pekerja dalam pemutusan hubungan kerja berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja. ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora, 3(2), 1-13. doi:10.59246/aladalah.v3i2.1188

Syam, S. M., Munira, Alimuddin, H., & Amaliah, R. (2025). Analisis dampak Undang-Undang Cipta Kerja terhadap kesejahteraan buruh di Indonesia. Rewang Rencang: Jurnal Hukum Lex Generalis, 6(5), 1-21.

Zulfikar, A. (2025). Dampak UU Cipta Kerja terhadap pemutusan hubungan kerja atas efesiensi perusahaan. Ensiklopedia Education Review, 7(1), 129-137.

Adiwinarto, S., Mahardika, T. P. P., & Leeavi, T. (2023). Kepastian hukum tentang kesejahteraan tenaga kerja dalam perspektif Undang-Undang Cipta Kerja. National Multidisciplinary Sciences: UMJember Proceeding Series, 2(4), 349-355. doi:10.32528/nms.v2i4.315

Amruzziyad, Sahwi, & Fitriani, M. I. (2025). Outsourcing dalam manajemen sumber daya manusia. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 258-270.

Fatahillah, M. A., & Padang, A. T. (2024). Analisis tentang hukum ketenagakerjaan di Indonesia. Kusnadi: Jurnal Ilmu Hukum, 2(3), 402-413.

Hamdi, A. (2025). Analisis dampak Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja terhadap hak-hak tenaga kerja. Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, 16(2), 1-10. doi:10.3783/causa.v2i9.2461

Jazuli, Muhamad R., dan Muhammad F. Anandi. (2021). Analisis Relevansi Omnibus Law Cipta Kerja terhadap Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Kerangka Pembangunan Ekonomi di Indonesia Pasca-Covid-19. Membangun Ketangguhan Ekonomi Pada Era Pandemi, Gramedia Pustaka Utama.

Maulana, M. H., Manurung, D. A., Alfahrizi, A., & Agil, S. (2024). Analisis hukum ketenagakerjaan di Indonesia. Jurnal Cendikia ISNU-SU (JCISNU), 1(2), 139-146.

Pamungkas, F. G., & Wartini, S. (2025). Fleksibilitas Kerja dalam Kajian SDM. Bookchapter Manajemen SDM. UNNES.

Wibowo, Angung Rahmat, dkk. (2020). Implikasi Undang-Undang Cipta Kerja Terhadap Pengembanan Hukum Di Indonesia. Bandarlampung: Pustaka Media.

Published

2026-07-05

How to Cite

Azizah, I. N., Deviani Dini Nurcahyani, & Rafika Meilia Sari. (2026). Fleksibilitas Ketenagakerjaan Pasca Undang-Undang Cipta Kerja dalam Perspektif Manajemen SDM. Jurnal Kajian Dan Penalaran Ilmu Manajemen, 4(3), 58–73. https://doi.org/10.59031/jkpim.v4i3.840