Pengaruh Workload, Kompensasi, dan Stres Kerja terhadap Job Satisfaction pada Pegawai SPPG Kadipiro 4 Kota Surakarta
DOI:
https://doi.org/10.59031/jmsc.v4i3.896Keywords:
Workload, kompensasi, stress kerja, job satisfactionAbstract
Kepuasan kerja (job satisfaction) merupakan faktor penting yang memengaruhi kinerja dan kualitas pelayanan organisasi. Pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kadipiro 4 Kota Surakarta, tingginya tuntutan pekerjaan, sistem kompensasi, dan potensi stres kerja menjadi isu yang diduga memengaruhi kepuasan kerja pegawai. Selain itu, hasil penelitian terdahulu mengenai pengaruh workload, kompensasi, dan stres kerja terhadap job satisfaction masih menunjukkan hasil yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh workload, kompensasi, dan stres kerja terhadap job satisfaction pegawai SPPG Kadipiro 4 Kota Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 35 pegawai yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan workload, kompensasi, dan stres kerja berpengaruh signifikan terhadap job satisfaction (F = 42,971; sig. = 0,000). Secara parsial, kompensasi berpengaruh signifikan terhadap job satisfaction (sig. = 0,000), sedangkan workload (sig. = 0,783) dan stres kerja (sig. = 0,310) tidak berpengaruh signifikan. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,806 menunjukkan bahwa 80,6% variasi job satisfaction dapat dijelaskan oleh ketiga variabel penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa kompensasi merupakan faktor yang paling dominan dalam meningkatkan kepuasan kerja pegawai.
References
Arifin, M., Santoso, B., & Wulandari, R. (2022). Pengaruh Beban Kerja terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Pelayanan Publik. Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis, 4(2), 112–124. https://doi.org/10.31933/japb.v4i2.1122
Badan Pusat Statistik. (2024). Keadaan Ketenagakerjaan Indonesia Agustus 2024. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik. (2025). Statistik Jam Kerja Pekerja Indonesia Februari 2025. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Febriani, D., Hartono, S., & Wijaya, A. (2021). Pengaruh Stres Kerja terhadap Kesejahteraan dan Work-Life Balance Karyawan. Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis, 12(1), 33–45. https://doi.org/10.17509/jimb.v12i1.31245
Gallup. (2024). State of the Global Workplace 2024 Report. Washington, D.C.: Gallup Inc.
Herzberg, F. (1959). The Motivation to Work (2nd ed.). New York: John Wiley & Sons.
Kartika, L. N., & Riana, I. G. (2024). Pengaruh Beban Kerja terhadap Stres Kerja dan Work-Life Balance Karyawan. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 13(1), 45–60. https://doi.org/10.21831/jmsdm.v13i1.6021
Kasmir. (2021). Manajemen Sumber Daya Manusia (Teori dan Praktik). Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Kurnia, A., Pratama, D., & Hidayat, R. (2025). Workload, Job Stress, and Work-Life Balance: A Study on Public Service Employees. Jurnal Ilmu Manajemen, 13(2), 88–104. https://doi.org/10.26740/jim.v13n2.p88-104
Lestari, P., Handayani, T., & Kurniawan, B. (2021). Kebijakan Organisasi dan Work-Life Balance terhadap Loyalitas Karyawan. Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis, 6(2), 77–89. https://doi.org/10.36226/jrmb.v6i2.345
Luthans, F. (2020). Organizational Behavior: An Evidence-Based Approach (13th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Mangkunegara, A. A. A. P. (2021). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Pertiwi, N., Hapsari, D., & Setiawan, E. (2023). Pengaruh Beban Kerja terhadap Work-Life Balance Karyawan Generasi Milenial. Jurnal Aplikasi Manajemen dan Bisnis, 9(3), 201–213. https://doi.org/10.17358/jabm.9.3.201
Priandari, S., & Adnyani, I. G. A. D. (2023). Beban Kerja, Dukungan Sosial, dan Kepuasan Kerja Pegawai Sektor Pelayanan Publik. E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, 12(4), 401–415. https://doi.org/10.24843/EJMUNUD.2023.v12.i04.p05
Putra, R. A., & Wibowo, S. (2023). Pengelolaan Faktor Pekerjaan dan Kepuasan Kerja Karyawan pada Organisasi Sektor Jasa. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 11(1), 55–67. https://doi.org/10.35590/jeb.v11i1.4521
Reza, M., & Anindita, R. (2021). Pengaruh Reward dan Benefit terhadap Work-Life Balance Karyawan. Jurnal Bisnis dan Manajemen, 8(2), 112–125. https://doi.org/10.26905/jbm.v8i2.5512
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2022). Organizational Behavior (19th ed.). New Jersey: Pearson Education.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.
Tarwaka. (2021). Ergonomi Industri: Dasar-Dasar Pengetahuan Ergonomi dan Aplikasi di Tempat Kerja. Surakarta: Harapan Press.
World Health Organization. (2023). Mental Health at Work: Policy Brief. Geneva: WHO Press. Diakses dari https://www.who.int/publications
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal of Management and Social Sciences

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




