Analisis Kasus Penawaran Umum Perdana Palsu dan Pencucian Uang pada PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.59031/jmsc.v4i3.902Keywords:
IPO palsu, pencucian uang, akuntansi forensik, audit investigatif, PT Mirae Asset Sekuritas IndonesiaAbstract
Skandal IPO fiktif dan pencucian uang yang menyeret PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia telah tercatat sebagai salah satu prahara terbesar di industri pasar modal tanah air. Riset ini sengaja diorientasikan untuk membedah kontribusi akuntansi forensik serta audit investigatif dalam melucuti modus operandi sekaligus melacak sirkulasi dana gelap di dalamnya. Mengadopsi metode studi kasus kualitatif berbalut pendekatan forensik, penelitian ini mengandalkan pisau analisis berupa pemeriksaan transaksi, pelacakan aset (asset tracing), dan forensic data mining. Temuan lapangan membuktikan bahwa instrumen akuntansi forensik sangat andal dalam mengurai jaringan pencucian uang yang dibungkus rapi lewat legalitas formal, perdagangan semu (wash trading), manipulasi pembukuan, hingga program CSR bodong. Mengguritanya skema ini terbukti mengomandani 7 korporasi dan 58 akun atas nama orang lain (nominee), yang sukses mengeruk keuntungan haram senilai Rp14,5 triliun serta mengatrol harga saham PT Berkah Beton Sadaya Tbk hingga tembus 7.150 persen. Alur dana yang bertingkat-tingkat tersebut merefleksikan siklus klasik money laundering: placement, layering, dan integration. Pada akhirnya, kajian ini menegaskan urgensi restrukturisasi kapasitas praktisi forensik sekaligus optimalisasi piranti digital modern seperti big data dan kecerdasan buatan (AI) guna memberangus kejahatan kerah putih di bursa efek.
References
Aprilia, M., Munawarah, I., Nurdiani, P., Prastianti, & Andriansyah, M. (2024). Akuntansi Forensik sebagai Alat Deteksi Pencucian Uang: Studi Kasus Korupsi Komoditas Timah oleh Harvey Moeis. Prosiding Diseminasi Nasional VIII, 108-119.
Aqthar, J., Husna, M. F., Maunalisa, Zainuddin, M., & Nasution, F. A. (2024). Modus Tindak Pidana Pencucian Uang di Perdagangan Pasar Modal. Syntax Admiration, 5(4), 1275-1288.
Bisnis.com (2026). Jaringan Transaksi Semu di Kasus Mirae Asset. Bisnis.com.
CNN Indonesia (2026). Lonjakan 7.150 Persen Saham BEBS, Ini Kata OJK. CNN Indonesia.
Faizah, R. (2026). Framework Akuntansi Forensik Berbasis AI dan Big Data untuk Sistem Antikorupsi yang Lebih Adaptif. JAKUMA: Jurnal Akuntansi dan Manajemen Keuangan, 6(2), 280-292.
Purwanti (2026). Pelanggaran Keterbukaan Informasi dalam IPO BEBS. Bisnis Indonesia.
Puspadini (2026a). Skandal Besar Pasar Modal: Peran Mirae Asset. CNBC Indonesia.
Puspadini (2026b). Tersangka Baru dalam Kasus IPO Palsu. CNBC Indonesia.
Puteranegara (2026a). Penggerebekan Kantor Mirae Asset Sekuritas. OJK Press Release.
Puteranegara (2026b). Pembekuan 2 Miliar Lembar Saham BEBS. OJK Press Release.
Ramadanti, I., Azzahra, F., & Ikehara, H. (2025). Peran Akuntansi Forensik dalam Pengungkapan Fraud. Jurnal Ekuitas Ekonomi, 7(1), 63-70.
Sayyid, A. (2013). Fraud dan Akuntansi Forensik. Muamalat, 5(1), 1-12.
Sulistyo, I. W., Sabrina, A. Z., Qonita, & Rahayu, H. A. (2025). Penerapan Teori Negotiated Order dan Audit Investigatif dalam Mengungkap Dugaan Pencucian Uang pada Kasus PT Timah Tbk. Jurnal Fundamental Justice, 4(1), 45-55.
Sumardi, Rahmadi, H., & Darminto, D. P. (2025). Sinergi Akuntansi Forensik, Audit Investigatif, dan Budaya Organisasi terhadap Pencegahan dan Pengungkapan Fraud: Sebuah Systematic Literature Review. Ekuilnomi: Jurnal Ekonomi Pembangunan, 7(3), 913-922.
Syahputra, B. E., & Afnan, A. (2020). Pendeteksian Fraud: Peran Big Data dan Audit Forensik. Jurnal ASET (Akuntansi Riset), 12(2), 301-316.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal of Management and Social Sciences

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




