Kegiatan Manasik Haji dalam Pengembangan Agama dan Moral Anak Usia Dini di RA Cinta Bunda Huta Boluk Simalungun
DOI:
https://doi.org/10.59031/jnts.v3i4.742Keywords:
Hajj Manasik, Moral Development, ReligiousAbstract
The implementation of Hajj rituals for children is a significant practice in early childhood education, focusing on religious and moral development. This study aims to assess the impact of performing Hajj rituals on children's religious and moral growth. Using a qualitative research approach, the study describes findings from field research conducted at RA Cinta Bunda Huta Boluk Simalungun, which holds annual Hajj ritual activities for children. Data collection was done through observation and documentation. The study found that the Hajj rituals at RA Cinta Bunda are carried out through several steps: (1) Setting the departure date in alignment with the Hajj Manasik schedule, (2) notifying parents to obtain permission for their child’s participation, (3) registration with IGRA Simalungun, (4) gathering all students for the ritual, (5) reading the talbiyah, (6) receiving guidance from a supervisor upon arrival, (7) wukuf at Arafah and overnighting in Mina, (8) throwing seven small stones during stoning, (9) performing Tawaf around the Kaaba, (10) performing sa'i or jog, (11) tahallul (cutting a little hair), and (12) resting to eat dates and drink zam-zam water. The study identified seven indicators of religious and moral development resulting from these activities: (1) Recognizing the Creator and His commands, (2) Memorizing the Pillars of Islam, (3) Learning Hajj intentions, (4) Memorizing the Talbiyah reading, (5) Learning the Yemeni Rukun readings, (6) Understanding the Hajj process, and (7) Developing patience and perseverance. This study highlights the importance of religious rituals in shaping young children’s understanding of their faith and moral character.
References
Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Jejak.
Asyah, S., et al. (2012). Perkembangan dan konsep dasar pengembangan anak usia dini. Universitas Terbuka.
Hidayat, R., et al. (2023). Akhlak tasawuf. Perdana Publishing.
Imaduddin, D. (2011). Mengenal haji. Mitra Aksara Panatan.
Inawati, A. (2017). Strategi pengembangan moral dan nilai agama untuk anak usia dini. Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak.
Khadijah. (2015). Media pembelajaran anak usia dini. Perdana Publishing.
Khadijah. (2016). Pengembangan kognitif anak usia dini. Perdana Publishing.
Lestariningrum, A. (2014). Penaruh penggunaan media VCD terhadap nilai-nilai agama dan moral anak. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 8(2), 201-212.
Mansyur. (2007). Penelitian hasil belajar. Wacana Prima.
Masitoh. (2016). Strategi pembelajaran TK. Universitas Terbuka.
Pimay, A. (2009). Fikih haji dan umrah. AN Walisongo.
Rahmawati, R., & Sumedi. (2020). Pendidikan nilai agama dan moral anak melalui kegiatan bermain sains. Jurnal Pendidikan, 01(2). https://doi.org/10.21154/wisdom.v1i2.2375
Shofia, N. (2015). Manajemen pelatihan manasik haji pada anak-anak (studi kasus pada RA Khurriyatul Fikri Pasuruan Lor Jati Kudus). Jurusan Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Sukayat, T. (2016). Manajemen haji, umrah dan wisata agama. Simbiosa Rekatama Media.
Suyanto, S. (2005). Dasar-dasar pendidikan anak usia dini. Hikayat Publishing.
Ulwan, A. N. (2012). Pendidikan anak dalam Islam (Jilid 2). Pustaka Amani.
Umayah. (2016). Menanamkan moral dan nilai-nilai agama pada anak usia dini. A-Ibyan, 1(1), 96-105. https://doi.org/10.31004/obsesi.v1i1.28
Wahyuningsih, W., & Rachmadiana, M. (2003). Mengkomunikasikan moral kepada anak. Alex Media Komputindo.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Journal of New Trends in Sciences

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






