Pendampingan Baca Tulis Al-Qur’an dengan Metode Imla’ Talaqqi Bagi Santri TPQ Nurul Huda Sentani Jayapura

Authors

  • Hermansyah Hermansyah IAIN Fattahul Muluk Papua
  • Mukamat Suyatno Prodi Pendidikan Agama Islam IAIN Fattahul Muluk Papua

DOI:

https://doi.org/10.59031/jpbmi.v4i2.830

Keywords:

BTA, Imla', Talaqqi, TPQ, Jayapura

Abstract

Kemampuan baca tulis Al-Qur’an (BTQ) merupakan kompetensi dasar dalam pendidikan Islam yang perlu dikembangkan secara sistematis sejak usia dini. Namun, dalam praktik pembelajaran di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), masih ditemukan permasalahan berupa rendahnya kemampuan membaca, menulis huruf hijaiyah, serta ketidakseimbangan antara aspek tajwid, makhraj, dan kefasihan bacaan santri. Kondisi ini menunjukkan perlunya inovasi metode pembelajaran yang lebih efektif dan terstruktur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan BTQ santri melalui pendampingan berbasis integrasi metode imla’ dan talaqqi di TPQ Nurul Huda Sentani Jayapura. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain library research yang didukung oleh data lapangan kegiatan pengabdian. Proses pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dan aplikatif melalui tahapan pembelajaran membaca (talaqqi), menulis (imla’), serta penguatan melalui muroja’ah terjadwal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan santri pada berbagai aspek. Pada aspek kelancaran membaca dan hafalan, lima santri memperoleh nilai 5, empat santri nilai 4, dan enam santri nilai 3. Pada aspek tajwid, empat santri mencapai nilai 5, enam santri nilai 4, dan lima santri nilai 3. Sementara itu, pada aspek kefasihan bacaan, sembilan santri mencapai nilai 5. Secara umum, penerapan metode imla’ dan talaqqi memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kemampuan membaca, menulis huruf hijaiyah, serta ketepatan makhraj dan tajwid santri. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi metode imla’ dan talaqqi efektif dalam meningkatkan kemampuan BTQ santri, serta berdampak positif terhadap motivasi, kedisiplinan, dan keterlibatan aktif dalam pembelajaran. Model ini dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran BTQ di TPQ, khususnya di wilayah dengan keterbatasan sumber belajar.

 

References

Al-bishri, S. K. (2024). Al- Qur ’ an sebagai pedoman dalam kehidupan Sehari-hari. 2(11), 1065–1070.

Almaliki, M. F., & Afyuddin, M. S. (2024). The Use of The Talaqqi Method to Improve Students ’ Understanding on Arabic Grammar in Class X Bilingual MA Nurul Islam Mojokerto. October.

Athiyah, U. (2024). Tujuan dan Materi Pendidikan dalam Perspektif Al-Qur ’ an. 5(2), 27–40.

Hidayat, A., & Sulaiman. (2022). Pengaruh metode pembelajaran terhadap motivasi belajar santri. Jurnal Pendidikan Islam, 6(2), 112–120.

Hukum, K., Universitas, I., Chairunnisa, M. D., Majdi, A. L., & Terbuka, U. (2022). EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN. 4(2), 2565–2574.

Salim, A., Studi, P., Pembelajaran, T., Malang, U. N., Studi, P., Pembelajaran, T., Malang, U. N., Studi, P., Pembelajaran, T., & Malang, U. N. (2025). Humanistic learning with community-based learning approach : Exploring teacher performance in education public office program I Nyoman Sudana Degeng Punaji Setyosari Made Duananda Kartika Degeng. 12(July), 116–133.

Syarifuddin. (2023). Penerapan metode imla’ dalam meningkatkan kemampuan menulis huruf hijaiyah. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 8(1), 45–56.

Published

2026-04-29

How to Cite

Hermansyah Hermansyah, & Mukamat Suyatno. (2026). Pendampingan Baca Tulis Al-Qur’an dengan Metode Imla’ Talaqqi Bagi Santri TPQ Nurul Huda Sentani Jayapura. Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia, 4(2), 01–09. https://doi.org/10.59031/jpbmi.v4i2.830